Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:23 WIB
Pakar Kloning Meninggal karena Kanker
Tri Mulyono | Sabtu, 7 Februari 2009 | 11:04 WIB
|
Share:

AP Photo/Jack Sauer
Xiangzhong Jerry Yang

WASHINGTON, SABTU — Xiangzhong "Jerry" Yang, kelahiran China dan salah seorang ilmuwan kloning paling kenamaan di dunia, meninggal dunia Kamis (5/2) malam, setelah perjuangan panjang melawan kanker.

Ilmuwan University of Connecticut tersebut meninggal pada usia 49 tahun sebelum berhasil mewujudkan salah satu impiannya: kloning embrio manusia bagi sel induk yang dapat menyelamatkan jiwa.

Dr Yang, yang dilahirkan di China dan mengenyam pendidikan di Cornell University, adalah salah seorang ahli bioteknologi hewan paling kenamaan di dunia.

Ia bergabung dengan Fakultas Bioteknologi di University of Connecticut sebagai pembantu dosen ilmu hewan dan kepala Transgenic Animal Facility di Biotechnology Center pada 1996 dan dipromosikan menjadi profesor penuh pada 2000.
 
Pada 2001, ia diangkat sebagai Direktur Pendiri bagian baru, Center for Renegerative Biology, di University of Connecticut, yang mengawasi lima jalur baru fakultas yang meneliti ilmu pengetahuan dasar di bidang biologi regenerasi dan obat.

Dr Yang adalah penganjur penelitian sel induk embrio manusia. Kegiatannya pada 1999 untuk mengkloning sapi Holstein membuat universitas itu terkenal secara nasional. Amy adalah hewan pertama yang dikloning di Amerika Serikat.

Sumber :
AP