BANGKALAN, SELASA — Pasien penderita demam berdarah dengue (DBD) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terus mengalami peningkatan.
Menurut Direktur RSD Bangkalan dr Andang Pradana, pada Desember 2008 lalu jumlah pasien yang terserang DBD dan dirawat di RSD Bangkalan berjumlah 63 pasien. Namun, pada Januari 2009 bertambah menjadi 117 pasien.
"Artinya ada peningkatan 54 orang pada Januari 2009 ini dibanding Desember 2008," kata Andang Pradata, di Bangkalan, Selasa.
Pasien DBD yang dirawat di RSD Bangkalan umumnya balita dan anak-anak. Ada juga orang dewasa. Namun, jumlahnya relatif sedikit dan persentasenya sangat kecil.
"Memang pernah ada orang dewasa, tapi yang kami temukan 1 orang dan sekarang sudah sembuh," katanya.
Sesuai kebiasaan, peningkatan penyakit DBD sesuai dengan tahun-tahun sebelumnya, memang terjadi antara Januari dan Februari hingga awal bulan Maret.
Meski penderita meningkat, menurut Andang, belum bisa dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB) karena penderitanya tersebar di berbagai kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bangkalan, bukan dalam desa atau kecamatan tertentu.
"Yang bisa dinyatakan KLB, apabila terjadi dalam suatu wilayah tertentu, dalam suatu waktu," kata Andang Pradana.


