Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:18 WIB
Gajah Liar Tewas Masuk Jurang
Tri Wahono | Senin, 22 September 2008 | 21:09 WIB
|
Share:

KOMPAS/KHAERUDIN
Seekor gajah jinak milik Conservation Response Unit (CRU) Tangkahan membawa wisatawan mengelilingi obyek wisata di sekitar Tangkahan, Selasa (19/8). CRU Tangkahan memiliki enam gajah jinak yang biasa melakukan patroli ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Selain patroli dan kepentingan wisata, gajah-gajah jinak ini bisa difungsikan mengusir gajah liar yang masuk ke perkampungan penduduk.

TERKAIT:

BANDA ACEH, SENIN - Tiga ekor gajah liar dilaporkan tewas saat digiring petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dalam seminggu terakhir. Gajah-gajah tersebut sedianya ditangkap dan dipindahkan ke tempat lain agar tidak mengganggu.

"Kita sudah berupaya maksimal untuk mengusir dan menangkap kawanan gajah yang meresahkan masyarakat, namun kematian binatang dilindungi itu bukan unsur kesengajaan petugas tapi di luar dugaan kita," kata Kepala BKSDA NAD, Andi Basrul di Banda Aceh, Senin (22/9).

Operasi penghalauan gajah di Aceh Utara mengakibatkan kematian seekor binatang dilindungi tersebut. Dua gajah lainnya tewas di Aceh Tenggara.

"Seekor gajah jantan dewasa mati setelah masuk kejurang saat digiring gajah terlatih di kawasan Desa Lau Tawar, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara pada 20 September 2008. Beberapa hari sebelumnya, seekor gajah tangkapan juga mati di Aceh Tenggara," tambah Andi.

Ia menjelaskan, kematian gajah di Desa Lau Tawar berawal ketika kawanan gajah terlatih mencoba menghalau/menggiring gajah liar tersebut. Namun gajah liar tersebut masuk jurang dan bagian badannya tertancap kayu.

Sumber :
Antara